Friday, February 8, 2019

Cara Ampuh Mencegah Biang Keringat pada Bayi


Kondisi biang keringat pada bayi terkadang membuat ibu panik dan khawatir, padahal hal tersebut merupakan hal yang normal dialami oleh bayi. Walaupun gangguan kulit yang satu ini dapat hilang dengan sendirinya, namun ada baiknya Anda melakukan tindakan pencegahan agar si kecil terhindar dari gangguan kulit ini.

Gunakan Baju Berserat Alami
Pemilihan baju akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit bayi. Anda sebaiknya menggunakan baju yang berasal dari sesrat kain alami seperti katun yang dapat menyerap keringat dengan sangat baik. Bahan ini juga bersifat lembut jadi tidak akan melukai kulit bayi yang sensitif saat si kecil bergerak aktif.

Sebaiknya hindari bahan pakaian yang berasal dari serat kain sintesis seperti nilon atau polyester. Jenis kain tersebut bersifat memerangkap panas sehingga membuat kulit bayi menjadi lembap dan gampang terkena biang keringat.

Pilih Baju Longgar
Selain menggunakan baju yang dapat mneyerap keringat bayi dengan baik, Anda juga dianjurkan untuk menmilihkan baju dengan ukuran yang sedikit longgar. Fungsi kelenjar keringat pada bayi belum dapat bekerja dengan baik seperti pada orang dewasa, sehingga biang keringat lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Gunakan baju yang longgar untuk memperkecil risiko tersebut.

Sebaiknya Anda mengganti baju bayi sesering mungkin karena baju yang basah karena keringat selain bisa membuat masuk angina juga berisiko menimbulkan biang keringat. Di samping itu, baju yang basah tersebut juga menimbulkan bau yang tidak sedap sehingga membuat aroma khas bayi menjadi berubah.

Jaga Kulit Tetap Sejuk
Biang keringat pada bayi bisa terjadi karena suhu ruangan yang panas dan menyebabkan kulit tubuh bayi lembap. Menjaga kulit tubuh bayi tetap sejuk dan terhindar dari keringat berlebih bisa Anda lakukan dengan mengatur suhu ruangan tetap rendah. Penggunaan AC dan kipas angina akan sangat membantu bila diatur dengan baik dan tidak diarahkan langsung ke arah bayi.

Saat Anda ingin mengajak si kecil beraktivitas di luar ruangan, jangan lupa memakaikan topi atau membawa payung agar si kecil terhindar dari panas matahari. Anda pun bisa membawa kipas angina elektrik jika keadaan terlalu panas dan bayi mulai merasa tidak tenang.

Jangan Sering Digendong
Usahakan hanya menggendong bayi saat dibutuhkan saja, terutama saat suhu panas. Ketika bayi berada dalam gendongan, ia akan menghadapi panas dari dua sumber langsung yakni cuaca di sekitarnya serta suhu tubuh orang dewasa yang menggendong. Biarkan bayi beraktivitas sendiri dengan meletakkannya di karpet agar sirkulasi udara yang terjadi pada tubuhnya berjalan lancar. 

Cara tersebut bisa Anda praktekkan ketika biang keringat pada bayi masih dalam batas wajar. Namun jika ruam tidak hilang bahkan setelah tiga atau empat hari dan suhu tubuh si kecil mencapai 37-380 C, Anda harus segera membawanya ke dokter. Nah jika Anda ingin mengetahui tips seputar parenting lainnya silahkan kunjungi orami.co.id.

No comments: